Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mekanisasi Pertanian) merupakan salah satu unit kerja setingkat Eselon II Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang dibentuk berdasarkan SK Mentan No. 403/Kpts/OT.210/6/2002 tertanggal 28 Juni 2002, yang diberi mandat nasional sebagai pelaksana teknis dibidang penelitian dan pengembangan mekanisasi pertanian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Dalam melaksanakan mandatnya mengacu kepada visi pembangunan pertanian periode 2005-2009, yang dirumuskan oleh Departemen Pertanian yaitu terwujudnya pertanian tangguh untuk memantapkan ketahanan pangan, peningkatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani.
Bimbingan Teknis Pelatihan konservasi Lahan
Selasa, 27 Juli 2010 15:44
BBP Mekanisasi Pertanian bekerjasama dengan Direkturat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pelatihan konservasi Lahan. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 27 Juli sampai dengan 6 Agustus 2010 bertempat di BBP Mekanisas Pertanian, Serpong.
Roadshow/ Diseminasi: Mesin Pemipil Jagung Berkelobot Bantu Petani Gorontalo
Jumat, 14 Mei 2010 04:43
Propinsi Gorontalo adalah salah satu penghasil jagung bahkan merupakan pengekspor jagung terbesar di Indonesia ke manca negara seperti: Singapura, Vietnam, China, Mexico dan negara Eropa lainnya. Gorontalo sendiri terkadang tidak bisa mencukupi kebutuhan jagungnya untuk diekspor, oleh karena itu pemerintah setempat berusaha untuk meningkatkan produksi jagung melalui program intensifikasi seperti: penggunaan benih unggul, penanganan pasca panen jagung dan penggunaan alat mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam budidaya jagung.
Mekanisasi pertanian merupakan salah satu daya pendukung yang penting perannya dalam membangun dan memajukan pertanian di Indonesia. Dalam membangun pertanian di Indonesia yang perlu dilakukan adalah menyatukan berbagai sumber daya yang memiliki satu kekuatan yang saling mendukung dalam proses tersebut. Salah satu yang sangat penting dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sumber daya manusia dalam penguasaan teknologi mekanisasi pertanian. Dengan SDM yang terampil dalam penguasaan teknologi mekanisasi pertanian, maka akan mendorong percepatan pengembangan mekanisasi pertanian menuju pertanian modern yang mampu bersaing di pasar global.
Hal ini yang mejadi latar belakang dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur mengirimkan 6 orang petugasnya yang dipimpin oleh Jarlens F. Dupe terdiri dari 5 orang petugas alsintan dan 1 orang petugas operator traktor untuk magang di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian.
Kunjungan Kerja Badan Ketahanan Pangan di BBP Mekanisasi Pertanian
Jumat, 09 April 2010 07:25
BBP Mekanisasi Pertanian pada tanggal 1 April 2010, menerima kunjungan para Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah dari seluruh propinsi di Indonesia. Rombongan yang berjumlah 40 orang, dipimpin oleh Ir. Arman Moenek, M.Ed, Kepala Pusat Distribusi Pangan, Badan Ketahanan Pangan, Kementrian Pertanian. Maksud dan tujuan kunjungan ini adalah untuk melilhat workshop/ laboratorium perekayasaan di BBP Mekanisasi Pertanian dan khusunya prototipe alat mesin penepungan.
Dengan adanya kunjungan kerja ini peserta diharapkan mendapatkan informasi yang tepat tentang alat dan mesin pertanian yang sesuai dengan program yang akan diterapkan oleh Badan Ketahanan Pangan yang salah satu misinya adalah ”Menumbuh kembangkan koordinasi yang sinergi dengan instansi terkait dalam perumusan kebijakan dan pengelolaan ketahanan pangan”. Disamping itu sehubungan dengan program Badan Ketahanan Pangan yaitu bantuan berupa alat penepungan ke 2000 kelompok usaha mikro kecil di lokasi pelaksana P2KP, maka kunjungan kerja ini akan dapat membantu mempercepat realisasi program tersebut.